Tampilkan postingan dengan label universitas surabaya maju terus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label universitas surabaya maju terus. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Oktober 2010

How to Start Running: 5 Tips for Beginners-Universitas Surabaya Maju Terus


how-to-run
Try the walk-run training method
The biggest misconception about running is that you need to run continuously from start to finish. Instead of running full out and getting discouraged, include some walks in your run. On my long runs for marathon training, I sometimes alternate nine minutes of running with one minute of walking. I don’t lazily walk during that minute, though—I speed-walk to keep my heart pumping and my muscles moving. Beginner runners can alternate two minutes of running with one minute of walking. Over time, you can gradually increase the ratio of running to walking a minute at a time until you’ve worked up to longer distances.
Keep a running log
I maintain a running log to track my progress and keep me motivated. Record the basic information about your runs: distance, time, type of workout, and how you felt during and afterward. If you’re looking to lose weight, you can also note your progress. It’s extremely motivating to see the increase in mileage and decrease in time as you go on.
Set goals and make a plan
Running a marathon is a big goal, but it’s something that I’ve always wanted to do. One of the best ways to keep motivated is to set attainable goals for yourself. This can be anything: Sign up for and complete a 5K, set a new personal record on your next 10K, run three days per week. Once you have set your goal, create a “game plan” to achieve it. I use the marathon training plan from Team In Training. You can find tons of running guides online to help you achieve your next goal.
Remember that everyone has a bad run
If things don’t go exactly as planned, don’t get discouraged. Even the best runners have bad runs! Reflect on what you learned from the experience and ask yourself what you can do differently. Maybe you started too quickly, or didn’t eat properly before your run. Go out next time stronger and more confident in your abilities.
Listen to your body
Running is hard on your body. You’re bound to feel tired and sore after a run, which is normal to an extent. Listen to your body when your pain is beyond normal, and take it easy. For me, this means cutting back on my training or incorporating more cross-training into my schedule.

Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus

Daftar Vitamin dan Makanan yang bisa mencegah Timbulnya Jerawat di wajah Anda-Universitas Surabaya Maju Terus

Kulit wajah yang kotor bukanlah penyebab utama jerawat. Para ahli justru menyebutkan perubahan hormon sebagai penyebab timbulnya jerawat. Ketidakseimbangan hormon tadi akan menyebabkan produksi sebum berlebih. Selain masa puber, ketidakseimbangan hormon juga dialami oleh wanita hamil, siklus menstruasi, serta menopause.

Pada masa remaja, hormon androgen menjadi aktif dan merangsang kelenjar minyak pada kulit, menyebabkan meningkatnya produksi minyak. Akibat produksi minyak berlebih, pori-pori tersumbat sehingga menimbulkan bintik-bintik yang biasanya berwarna hitam.
Pemicu lain timbulnya jerawat adalah stres emosional, iritasi kulit akibat pengelupasan, serta penggunaan alat kontrasepsi serta obat yang menganggu keseimbangan hormon.
Selain menjaga kebersihan wajah agar pori-pori tidak tersumbat, ada beberapa vitamin yang efektif menangkal jerawat. Dalam buku The Healing Power of Vitamins, Minerals, and Herbs, disebutkan vitamin A adalah vitamin yang penting untuk mengontrol produksi sebum.
Vitamin lain yang berfungsi untuk menyeimbangkan hormon adalah vitamin B6 yang disarankan untuk ketidakseimbangan hormon saat periode menstruasi dan menopause. Konsumsi pula vitamin C untuk meningkatkan sistem imun, mengurangi bakteri penyebab jerawat, mengurangi peradangan, dan menjaga agar kadar hormon selalu sehat.
Via : Kompas.com

Sumber-sumber utamaVitamin A
Sayur-sayuran dan buah-buahan merupakan pembawa vitamin A terbanyak. Sebagian besar makanan yang mengandung vitamin A adalah yang berwarna cerah (meskipun tidak semua makanan yang berwarna cerah mengandung vitamin A). Sayuran yang kaya akan vitamin A adalah wortel, ubi, labu kuning, bayam dan melon. Susu, keju mentega dan telur juga mengandung vitamin.

Sumber-sumber utamaVitamin B6
Penelitian menunjukkan bahwa vitamin B6 (pyridoxine) membantu melawan depresi dan menyeimbangkan hormon wanita. Makanan yang mengandung vitamin ini adalah ayam, ikan, hati, ginjal, telur, walnut, dan wortel. Mengonsumsi suplemen vitamin ini sebanyak 50- 100 mg per hari bisa meringankan gejala PMS. Namun, jangan mengonsumsi vitamin ini melebihi 200 mg karena dapat menimbulkan reaksi buruk, seperti rasa gatal dan kebas di kaki dan tangan.

 Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus

Kumpulan foto tutup got dengan design yang sangat artistik dan kreatif dari Jepang-Universitas Surabaya Maju Terus

Bicara tentang tutup got di Indonesia, gak bisa ngomong deh, udah bentuknya yang asal, gak seragam, gak pas. dan semuanya terbuat dari beton cetak. Sedangkan di negara lain kebanyakan terbuat dari besi tuang berbentuk bulat dengan ornamen diatasnya. Maklum, kalau di kita tutup got nya terbuat dari besi, bisa abis diembatin sama pemulung besi bekas.
ini dia desain-desain yang ada pada tutup got di Jepang












universitas surabaya maju terus
universitas surabaya maju terus
universitas surabaya maju terus 

Design Kue Pengantin Unik dan Kreatif-Universitas Surabaya Maju Terus

Tiada pernikahan tanpa kue pengantin (Wedding Cake). Mungkin demikian bagi sebagian besar pasangan yang menikah. Acara potong kue pengantin menjadi acara wajib sebuah resepsi pernikahan. Biasanya kue pengantin dibuat dengan desain klasik, mewah dan menggunakan hiasan bunga-bunga.
Seiring dengan modernisasi, Design Kue Pengantin tidak lagi kuno dan membosankan, tapi sudah mulai bergeser ke Design Kue Pengantin yang lebih beragam yang disesuaikan dengan hoby pasangan tersebut.













Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus


Sabtu, 02 Oktober 2010

Super Cool Poster-Universitas Surabaya Maju Terus

Mau tau gimana poster Twitter – Facebook – Skype – You Tube di tahun 60 an?
Yang bener? Mana ada internet tahun segitu ! 
Makanya simak poster-poster kreatif berikut :

Poster Twitter :

Poster Facebook :

 Poster Skype :

 Poster You Tube :


Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus

Kamis, 30 September 2010

4 Ways Yoga Relieves Low Back Pain-Universitas Surabaya Maju Terus

Yoga is one of the nondrug, nonsurgical therapies that has been shown to benefit back pain. In 2005 a study published in the Annals of Internal Medicine found that a yoga program was more effective in treating low back pain than another exercise regimen or educating yourself about proper back care. In October 2007 the American College of Physicians and the American Pain Society released guidelines that recommend therapies that include massage, Viniyoga (a gentle, therapeutic yoga style), acupuncture, and spinal manipulation for persistent back pain.

According to Timothy McCall, MD, the medical editor of Yoga Journal, yoga can enable patients to do the following.
  • Strengthen weak muscles
  • Increase flexibility
  • Improve oxygenation to body tissue
  • Shift the balance of the autonomic nervous system from the sympathetic "fight or flight" response to the parasympathetic "rest and digest" state
All of those changes can help support the musculoskeletal system and bring pain relief, but beyond those physical improvements, Dr. McCall believes that the greatest benefit yoga can provide to patients is in their mind.

"In yoga there is a difference between pain and suffering. Pain is often caused by physical things, but the mind fuels the fires of suffering by thinking about it and coming to negative conclusions, which activates your stress response system," says Dr. McCall. "When you do meditation or breathing practices, you start to see the role that the mind plays. Advanced meditators can modulate their pain. They know the pain is there, but they don't react to it the same way."

Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus

Senin, 27 September 2010

Superfoods You Need Now-Universitas Surabaya Maju Terus


What is a superfood?

Though there is no legal or medical definition, superfoods are nutrient powerhouses that pack large doses of antioxidants, polyphenols, vitamins, and minerals. Eating them may reduce the risk of chronic disease, and prolong life, and people who eat more of them are healthier and thinner than those who don't. Read about several foods that are considered super, what health benefits they offer, and how to fit them into your diet. 

 

 

Tomatoes

Why they're super: They contain lycopene, an antioxidant rarely found in other foods. Studies suggest that it could protect the skin against harmful UV rays, prevent certain cancers, and lower cholesterol. Plus, tomatoes contain high amounts of potassium, fiber, and vitamin C.

Get your tomatoes with tasty ALT (Avocado, Lettuce, and Tomato) Sandwiches, which contain another superfood—avocado! 

 

Blueberries

Why they're super: These berries are full of phytonutrients that neutralize free radicals (agents that cause aging and cell damage). The antioxidants in these berries may also protect against cancer and reduce the effects of age-related conditions such as Alzheimer's disease or dementia.

Instead of simply sprinkling blueberries in your yogurt, try this warm Banana Blueberry Bread right out of the oven. Or, get similar health benefits by trying raspberries in these Raspberry-Cream Cheese Muffins.

Kale

Why it's super: Move over spinach, you've got some fierce competition. Kale contains a type of phytonutrient that appears to lessen the occurrence of a wide variety of cancers, including breast and ovarian. Though scientists are still studying why this happens, they believe the phytonutrients in kale trigger the liver to produce enzymes that neutralize potentially cancer-causing substances.

Add some taste to the earthy flavor of this vegetable by trying Kale With Caramelized Onion.

 

Black beans

Why they're super: A cup of black beans packs 15 grams of protein, with none of the artery-clogging saturated fat found in meat. Plus, they're full of heart-healthy fiber, antioxidants, and energy-boosting iron.

Make pasta a little healthier by trying these Black-Bean Lasagna Rolls

 

 

 

Broccoli

Why it's super: Cruciferous vegetables like broccoli contain phytonutrients that may suppress the growth of tumors and reduce cancer risk. One cup of this veggie powerhouse will supply you with your daily dose of immunity-boosting vitamin C and a large percentage of folic acid.

Try this delicious Asian spin: Broccoli Salad With Sesame Dressing and Cashews.

 

 

Salmon

Why it's super: Salmon contains omega-3 fatty acids, which the body cannot produce by itself. These fatty acids reduce inflammation, improve circulation, increase the ratio of good to bad cholesterol, and may slash cancer risk. Salmon is a rich source of selenium, which helps prevent cell damage, and several B vitamins.

Try a new tangy twist on your favorite fish: Apple and Horseradish-Glazed Salmon.

 

Oats

Why they're super: Full of fiber, oats are a rich source of magnesium, potassium, and phytonutrients. They contain a special type of fiber that helps to lower cholesterol and prevent heart disease. Magnesium works to regulate blood-sugar levels, and research suggests that eating whole-grain oats may reduce the risk of type 2 diabetes.

Get your daily dose of oats with these delicious cookies: Oatmeal-Date-Chocolate Cookie.

Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus

Minggu, 12 September 2010

Minum Air Membuat Sehat-Universitas Surabaya Maju Terus


Semua orang pasti setuju bahwa air sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup. Air diperlukan oleh tumbuhan sehingga menjadi produsen bagi binatang atau manusia juga sebagai elemen dasar dalam mata rantai kehidupan. Bagi sebagian binatang, selain untuk minum, air juga menjadi tempat tinggal mereka. Tidak mengherankan bahwa bumi diciptakan dengan sebagian besar terdiri dari air. Begitu juga, dengan tubuh kita, 80% terdiri dari air.

Manfaat Minum Air

Mengingat pentingnya air, maka anjuran yang diberikan adalah agar kita meminum air sedikitnya 8 gelas sehari atau sekitar dua hingga dua setengah liter air. Berikut adalah beberapa manfaat air bagi tubuh:

  • Membuat tubuh lebih sehat

    Apabila asupan air mencukupi, hal ini dapat membantu agar distribusi nutrisi ke seluruh tubuh menjadi lancar sehingga semua sel dalam tubuh dapat memperbaiki diri dengan nutrisi tersebut. Dengan minum air sesuai anjuran juga akan meringankan kerja ginjal dan hati sehingga dapat membantu kita terhindar dari penyakit ginjal dan hati.

  • Memperlancar pencernaan

    Minum air membantu pembuangan racun hasil metabolisme lebih lancar. Ini akan membantu kita terhindar dari penyakit pada pencernaan seperti sakit maag dan sembelit.

  • Menambah kecantikan alami

    Kekurangan air akan membuat kulit kita terlihat kering dan berkerut. Air akan membantu menjaga kulit agar tetap kenyal sehingga terlihat awet muda dan cantik alami.

  • Membuat langsing

    Air dapat menurunkan berat badan. Mengapa? Karena air tidak berkalori, bebas lemak, bebas kolesterol, dan rendah natrium.Selain itu, air membantu tubuh menguraikan lemak yang tersimpan.

    Bagi yang sedang berdiet, air dapat menjadi teman yang tidak boleh dilupakan. Dengan meminum air hangat sebelum makan, akan membantu kita merasa kenyang sehingga akan mengurangi selera makan dan mengurangi porsi makan kita. Minum air juga tidak akan membuat gemuk karena air tidak mengandung kalori, gula dan lemak.

  • Meningkatkan kesuburan

    Untuk Anda yang sedang merencanakan kehamilan, ternyata air dapat membantu meningkatkan kesuburan karena akan merangsang produksi hormon testoteron pada pria dan hormon estrogen pada wanita.

Cara Agar Anda Sering Minum Air

Selalu bawa persediaan air minum, misalnya sebotol air.
Setelah makan, jangan lupa minum segelas air.
Minum air sebelum, selama dan setelah berolahraga atau melakukan kegiatan yang berat.
Pilihlah minum air saat beristirahat ketimbang minum kopi, soft drink dan minuman manis lainnya.

Air Minum

Mengingat pentingnya air, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana memilih air minum yang sehat. Bila air minum tidak bersih bisa menyebabkan diare atau penyakit lainnya. Sedangkan saat ini ada berbagai jenis air minum yang ditawarkan seperti air tanah, air dari Perusahaan Air Minum (PAM), Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), air mineral dan air heksagonal. Apa saja perbedaan dari masing-masing jenis air tersebut?

  • Air tanah

    Bagi penduduk di pedesaan air minum dapat diambil dari air tanah yang diambil dari sumur atau sungai. Tetapi, perlu diwaspadai bila sumber air tersebut berada di kawasan industri atau lokasi pembuangan sampah. Sedangkan di kota-kota besar, misalnya Jakarta, air tanah tidak lagi layak untuk dikonsumsi, karena banyak mengandung bakteri Eschericia coli (E-coli), kandungan besi (Fe) dan Mangan (Mn) serta kadar keasaman (pH) yang melebihi kriteria air minum sehat. Ini disebabkan karena banyaknya polutan yang dihasilkan manusia sehingga merusak air tanah.

  • Air PAM

    Untuk dapat menghasilkan air yang baik, Perusahaan Air Minum (PAM) sebenarnya memiliki teknologi yang sesuai dengan pengolahan air minum, tetapi ini juga dipengaruhi oleh kualitas dari air yang dijadikan sebagai bahan baku apakah air tersebut tercemar atau tidak.

  • Air Minum Dalam Kemasan (AMDK)

    Adalah air yang diolah dengan teknologi khusus seperti teknologi sterilisasi kemudian dikemas dalam botol plastik atau wadah lainnya. Izin untuk perusahaan ini biasanya baru akan dikeluarkan bila hasil uji laboratorium baik. Agar mendapat air minum yang baik, perusahaan perlu selalu melakukan kontrol terhadap hasil air minum dan merawat peralatan produksinya dengan baik.

  • Air Mineral

    Adalah air yang diperoleh dari sumbernya, umumnya dari pegunungan dan langsung dikemas sehingga terdapat mineral di dalamnya dengan kadar tertentu yang diperbolehkan.

  • Air heksagonal

    Air jenis ini memiliki rangkaian molekul yang terstruktur, berbentuk segi enam sehingga disebut heksagonal. Air jenis ini lebih mudah diserap tubuh, lebih cepat menghantar nutrisi untuk seluruh tubuh, membuang racun sisa metabolisme, serta akan mengoptimalkan metabolisme tubuh.

    Secara alami, air ini terdapat dalam sumur air zamzam di Mekah, di pegunungan Alpen, Swiss, dan di Lourdes, Perancis. Selain secara alami, air heksagonal dapat dibuat dengan menggunakan mineral-mineral alami yang dapat membantu pembentukan struktur heksagonal dalam air. Suhu saat pembentukan juga harus diperhatikan karena dapat menyebabkan struktur tersebut menjadi terurai sehingga menjadi air biasa.

    Air heksagonal umumnya dijual dalam kemasan, tetapi minuman seperti ini dipercaya lebih menyehatkan untuk tubuh juga dapat mencegah penuaan. Dengan meminum air heksagonal dianggap dapat meningkatkan vitalitas, memperlambat proses penuaan dan mencegah penyakit. Hanya saja, air jenis ini umumnya lebih mahal dibandingkan jenis lainnya.
Sekarang, Anda dapat menentukan mana air minum yang layak diminum. Segera tolak apabila air berwarna, keruh atau berbau. Sedangkan bila membeli air yang dikemas, perhatikan segel tidak terbuka atau bocor.

Berapa Banyak yang Harus Diminum?

Tanpa mengkonsumsi air secara cukup, tubuh dapat mudah terserang penyakit. Maka, jangan lupa untuk mengkonsumsinya minimal 8 gelas setiap hari atau sekitar minimal dua liter air. Setiap hari, sekitar dua liter air terbuang melalui kulit, paru-paru, usus, dan ginjal.
Air yang hilang ini harus diganti agar kita tidak mengalami dehidrasi. Jika Anda kekurangan air atau mengalami dehidrasi, maka beberapa tanda seperti sakit kepala, lelah, pegal, air seni yang pekat, tidak tahan terhadap panas, serta mulut dan mata yang kering akan terjadi pada tubuh Anda.
Berapa banyak air yang harus diminum setiap hari? Bagi orang yang sehat membutuhkan minimal dua sampai dua setengah liter air sehari. Jika Anda berolahraga, maka Anda akan membutuhkan lebih banyak air. Demikian juga jika Anda tinggal di iklim panas. Bagi mereka yang mengalami obesitas, perlu minum segelas air ekstra untuk setiap kelebihan 10 kilogram dari berat badan ideal. Namun, sebaliknya bagi beberapa penderita penyakit tertentu seperti gagal jantung atau gangguan fungsi ginjal, maka beberapa dokter menyarankan untuk tidak terlalu banyak minum air. Ini pun harus dengan rekomendasi dokter ahli.
Jangan gantikan air dengan cairan lain seperti jus buah. Meski membuat tubuh sehat, jus buah mengandung kalori. Demikian juga, minuman yang mengandung gula dan susu, juga akan membuat tubuh membutuhkan banyak air untuk mencernanya. Apalagi jika Anda minum banyak minuman beralkohol atau minuman berkafein seperti kopi dan teh. Minuman-minuman ini memiliki sifat diuretik yaitu senyawa yang meningkatkan aliran seni, sehingga kita perlu minum lebih banyak air guna mengganti apa yang dikeluarkan.
Karena itu, jangan minum air ketika Anda sudah merasa haus. Ketika Anda merasa haus, maka Anda mungkin sudah mengalami dehidrasi. Karena itu, minumlah minimal 8 gelas sehari atau 2 hingga 2,5 liter per hari demi kesehatan Anda. Minumlah segelas air sekarang juga.

posted by: Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus

Mengapa berhenti merokok?-Universitas Surabaya Maju Terus

Mengisap rokok merupakan gaya hidup yang populer di banyak negeri khususnya di negara berkembang. Tembakau dalam sebatang rokok telah membuat banyak orang menggemarinya. Namun, dibalik kenikmatan sebatang rokok terdapat banyak kerugian. Mengapa merokok berbahaya untuk kesehatan? Apa saja dampak negatif dari merokok?

Merokok

Rokok telah menjadi benda kecil yang paling banyak digemari. Merokok telah menjadi gaya hidup bagi banyak pria dan wanita, bahkan termasuk anak-anak dan kaum remaja. Kebiasaan merokok telah mengakibatkan banyak penyakit dari gangguan pernapasan hingga kanker. Meski menyadari bahaya merokok, orang-orang di seluruh dunia masih terus mengisap belasan milyar batang rokok setiap harinya.
Jumlah perokok di Indonesia menduduki peringkat ketiga tertinggi di dunia. Jumlah perokok di negara-negara berkembang jauh lebih banyak dibanding jumlah perokok di negara maju. Angka yang sangat memprihatinkan mengingat akibat buruk dari merokok baru akan dirasakan dalam jangka panjang.

Kandungan Sebatang Rokok

Zat apa saja yang terdapat dalam sebatang rokok? Nikotin merupakan zat utama yang terdapat pada rokok. Namun, lebih dari 700 jenis bahan kimia tambahan kemungkinan digunakan oleh perusahaan rokok untuk menambah kenikmatan merokok. Beberapa bahan bahkan begitu beracun sehingga beberapa pabrik rokok besar biasanya akan memiliki standar yang tinggi untuk membuang bahan-bahan beracun yang sangat berbahaya tersebut.
Perokok pasif bisa mendapat dampak negatif yang lebih mengerikan jika asap rokok dihirup mereka.
Selain itu, asap rokok mengandung 4.000 zat kimia, termasuk arsenik, aseton, butan, karbon monoksida, dan sianida. Asap rokok yang dihirup oleh perokok maupun perokok pasif akan menganduk 43 zat yang diketahui menyebabkan kanker. Itu sebabnya bagi perokok pasif bisa mendapat dampak negatif yang lebih mengerikan jika asap rokok dihirup mereka.

Bahaya Rokok

Apa saja akibat buruk dari gaya hidup yang merusak kesehatan ini? Apa saja penyakit yang disebabkan karena merokok? Berikut ini beberapa penyakit dan dampak negatif yang disebabkan karena merokok:
  • Penyakit Jantung
    Rokok juga merupakan salah satu penyebab utama serangan jantung. Kematian seorang perokok akibat penyakit jantung lebih banyak dibanding kematian akibat kanker paru-paru. Bahkan rokok rendah tar atau rendah nikotin tidak akan mengurangi risiko penyakit jantung. Karena beberapa dari rokok-rokok yang menggunakan filter meningkatkan jumlah karbon monoksida yang dihirup, yang membuat rokok tersebut bahkan lebih buruk untuk jantung daripada rokok yang tidak menggunakan filter.
    Nikotin yang dikandung dalam sebatang rokok bisa membuat jantung Anda berdebar lebih cepat dan meningkatkan kebutuhan tubuh Anda akan oksigen. Asap rokok juga mengandung karbon monoksida yang beracun. Zat beracun ini berjalan menuju aliran darah dan sebenarnya menghalangi aliran oksigen ke jantung dan ke organ-organ penting lainnya. Nikotin dapat mempersempit pembuluh darah sehingga lebih memperlambat lagi aliran oksigen. Itu sebabnya para perokok memiliki risiko terkena penyakit jantung yang sangat tinggi.
  • Kanker Paru-Paru
    Asap rokok dari tembakau mengandung banyak zat kimia penyebab kanker. Asap yang diisap mengandung berbagai zat kimia yang dapat merusak paru-paru. Zat ini dapat memicu terjadinya kanker khususnya pada paru-paru. Kanker paru-paru merupakan kanker yang paling umum yang diakibatkan oleh merokok. Penyebaran kanker paru-paru dalam tubuh terjadi secara senyap hingga menjadi stadium yang lebih tinggi. Dalam banyak kasus, kanker paru-paru membunuh dengan cepat.
  • Emfisema
    Perokok berat yang sudah bertahun-tahun akan mengalami emfisema. Emfisema merupakan penyakit yang secara bertahap akan membuat paru-paru kehilangan elastisitasnya. Jika paru-paru kehilangan keelastikannya, maka akan sulit untuk mengeluarkan udara kotor. Tanda-tandanya adalah mulai mengalami kesulitan bernapas pada pagi dan malam hari. Lalu mudah terengah-engah. Tanda lainnya adalah sering mengalami flu berat, disertai dengan batuk yang berat, dan mungkin dengan bronkhitis kronis. Batuknya sering kali tidak berhenti dan menjadi kronis.

  • Lebih Cepat Tua
    Hasil penelitian terhadap para perokok menunjukkan bahwa wajah para perokok pria maupun wanita lebih cepat keriput dibandingkan mereka yang tidak merokok. Proses penuaan dini tersebut meningkat sesuai dengan kebiasaan dan jumlah batang rokok yang dihisap. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa para perokok berat memiliki keriput pada kulit hampir lima kali lipat dibandingkan orang yang tidak merokok. Bahkan proses penuaan dini sudah dimulai bagi para remaja yang merokok seperti kulit keriput, gigi menguning, dan nafas tak sedap.
  • Kerusakan Tubuh
    Dampak negatif merokok tidak hanya membahayakan paru-paru, jantung, dan saluran pernapasan. Kebiasaan merokok menurut penelitian bisa merusak jaringan tubuh lainnya. Belasan penyakit yang berkaitan dengan penggunaan tembakau bahkan mencakup pneumonia (radang paru-paru), penyakit gusi, leukemia, katarak, kanker ginjal, kanker serviks, dan sakit pada pankreas. Penyebabnya karena racun dari asap rokok menyebar ke mana-mana melalui aliran darah. Merokok dapat mengakibatkan penyakit di hampir setiap organ tubuh.

Mengapa Berhenti Merokok?

Apakah Anda menyadari bahaya merokok? Akibat merokok terhadap kesehatan tubuh benar-benar merugikan. Menurut statistik, di seluruh dunia, jumlah perokok yang meninggal karena penyakit akibat merokok berjumlah hampir tiga kali jumlah orang yang meninggal karena alkohol dan narkoba. Bahkan jumlah perokok yang meninggal karena penyakit tersebut berjumlah enam kali lipat dibandingkan karena kecelakaan mobil. Selain itu, usia perokok biasanya 13 hingga 14 tahun lebih pendek daripada orang yang tidak merokok.
Setelah membaca fakta-fakta ini, apakah Anda akan menjadi seperti perokok yang meskipun telah membaca begitu banyak fakta mengerikan sehubungan dengan merokok kemudian memutuskan untuk berhenti membaca artikel tersebut? Atau Anda berani mengatakan tidak kepada rokok?

posted by: Universitas Surabaya Maju Terus
http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/255-mengapa-berhenti-rokok.html
Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus

Turn Your Bedroom Into a Comfortable, Calming Sleep Haven: 5 Rules to Follow-Universitas Surabaya Maju Terus

Make your room dark

Dim the lights while you get ready for bed, or turn off bright overhead lamps and switch to a soft, bedside lamp. Your body is programmed to sleep when it's dark, so you can encourage that rhythm by easing into nighttime.
Light inhibits the secretion of melatonin, a hormone that naturally promotes sleep. "Even if you doze off, light can be detected through your eyelids—and your brain won't produce melatonin if it's confused between night and day," says Joyce Walsleben, PhD, associate professor at the New York University School of Medicine. "You want as much darkness in your bedroom as you can handle without tripping over things."

 

Keep your room dark

Hide digital clocks and glowing electronics from view. Put a night-light in your hallway or bathroom in case nature calls at 2 a.m.; that's better than turning on a ceiling light, which would disrupt melatonin levels. And if street lamps or moonlight shines in from outside, consider installing heavy window shades or wearing a dark sleep mask.

Keep your room cool

Your body temperature naturally drops as you drift into sleep, so cooling down your bedroom can jump start the process and make it easier to doze off. Most experts advise setting your thermostat 5° to 10° lower than your average daytime temperature.

"It's different for every person, but your bedroom should probably be under 70°," says Walsleben. Menopausal women experiencing hot flashes—or those who like to bundle up in blankets—may want to aim even lower.


Keep your room quiet

If your bedroom is victim to unwelcome sounds of ambulances, catfights, or whipping winds, a thick rug and heavy blinds might help buffer the noise. If not, try a white noise machine or soothing CDs that can drown out disruptions, or even earplugs to muffle the sound completely. If you do fall asleep to music, use a player with a "sleep" function that can shut down automatically after 30 or 60 minutes, recommends William C. Dement, MD, professor of psychiatry at Stanford University and author of The Promise of Sleep. As your body transitions through different stages of sleep, unexpected noise may wake you during shallower cycles


Keep your room calm

After you've achieved these conditions, get rid of anything stimulating that distracts from the room's main purposes: sleep and sex. That means no treadmill, no television or computer, and no reminders of anything stressful. Adding personal mementos, calming color schemes, and soothing sights and sounds—like chronic pain patient Patricia Skiba's rock garden and water fountain, for example—will also make your bedroom a more inviting place to rest and relax.


posted by: Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus
 http://www.health.com/health/gallery/0,,20306887_1,00.html

7 Tips for the Best Sleep Ever-Universitas Surabaya Maju Terus

You’ve done all the obvious stuff—cut out late-night caffeine, made sure your bedroom is dark and cozy, avoided scary movies or struggling with your to-do list right before bed. So why are you still tossing and turning? “Certain habits you’re unaware of could be sabotaging your sleep,” says Kristen L. Knutson, PhD, assistant professor and sleep specialist at the University of Chicago’s Department of Medicine.

Say so long to sleep

And, as you may know, lack of shut-eye doesn’t just leave you foggy the next day: Chronic, long-term insufficient sleep ups your odds of diabetes, depression, cardiovascular disease, even weight gain. So what to do? Try these unexpected tweaks, and wake up feeling incredibly well-rested.

 

 

 

 

Halt your afternoon habit

It’s a no-brainer that drinking coffee or tea right before you hit the sack won’t do you any sleep favors. But you also need to watch your afternoon drinks, says Joan Salge Blake, RD, a clinical associate professor at Boston University. Love your 4 p.m. peach tea? It’s got caffeine, and so do some flavored waters and even orange sodas, Blake warns. Check the labels on your favorite midday drinks—any that boast energy-boosting benefits are likely culprits. Then, if possible, stop sipping them by 2 p.m., so there’s time for their effects to wear off. Naturally, coffee drinks pack a real wallop, so stay away from them after lunch.


Choose sleep superfoods

While it’s important to avoid a big, heavy meal right before bed (a full stomach will disturb your sleep), some foods may actually help you snooze, Blake says. If you’ve had a few nights of restless sleep, make a light whole-wheat-pasta dish with fresh vegetables, a little diced chicken breast, tomato sauce, and a sprinkle of Parmesan for dinner. This meal contains a snooze-friendly combination of protein and tryptophan, an amino acid that converts to sleep-promoting serotonin in the body.

If your stomach’s growling late at night, try a small bowl of cottage cheese with banana slices, another dish that serves up tryptophan. Other combos of healthy carbs and protein, such as milk and graham crackers or yogurt sprinkled with cereal, will also do the trick. 

 

Sip wine sooner

Even though a nightcap may help you relax and fall asleep faster, it’ll make the second half of your sleep cycle restless and unsatisfying. Alcohol decreases deep sleep and increases arousals from sleep, says John E. Brown, MD, an assistant professor of medicine at the University of Maryland. If you like a glass of wine in the evening, have it with dinner—around 6 p.m. rather than 11—and drink in moderation, so it’ll wear off by the time you lie down. 

 

 

Take an early soak

Like to unwind in the tub before you snooze? Surprisingly, a hot bath might make it harder for you to drift off: Doing anything that raises your body temperature too close to bedtime may actually hinder you from falling asleep, because your body needs to cool to a certain temperature in order to reach a sound slumber, says J. Todd Arnedt, PhD, director of the University of Michigan Behavioral Sleep Medicine Program. That doesn’t mean you can’t soak after a rough day—when you get home from work, not right before turning in. 

 

Stretch for sleep

Getting in a little gentle, restorative yoga before you hit the sack can help put your mind at ease, steady your breath, and reduce muscle tension without revving up your heart.

Try this restful Reclined Butterfly pose from Tanya Boulton, managing teacher at Pure Yoga East in New York City:

Lie on your back with the soles of your feet together and your knees bent and dropping toward the floor. Place your arms, palms up, by your sides, keeping your shoulders back and your chest open. Close your eyes and inhale through your nose while slowly counting to four, then exhale while counting back down to one. Continue for 10 minutes, or as long as it takes you to feel fully relaxed.

 

Set the mood for slumber

Keeping your room dark while you sleep is a great start, but bringing the lights down before bed is also important. “Bright light too close to bedtime can make it hard to fall asleep,” Arnedt says. That’s because dimness signals the biological clock that it’s time to wind down, while bright light says “daytime!” Swap out überbright bedroom bulbs for low-watt ones, or install a dimmer switch and keep it low. Like to read in bed? Do it in the lowest light that’s still comfortable. 

 

 

Ban your BlackBerry

Need to send out one last e-mail before you “officially” turn in? Not so fast. Typing in bed can wind you up, so when you do unplug, it will be harder to fall asleep, Knutson says. “It’s possible that even the vibration of a BlackBerry could disturb sleep if a person is cued to hear or respond to it,” she says.

For tech-free zzz’s, disconnect an hour before bed, turn your smartphone off, and put any gadgets on an out-of-reach dresser or in another room so you won’t be able to grab it if you get the late-night urge. Also, invest in a real alarm clock (using your cell will only give you another excuse to keep it close)—and get ready to wake up feeling so refreshed that you won’t even need to press snooze.

 posted by: Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus
Universitas Surabaya Maju Terus
http://living.health.com/2010/08/19/7-tips-for-the-best-sleep-ever/
By Leslie Barrie
Increase Page Rank Check Domain Statistics